Ketika kita melempar batu ke sebuah tembok, kita akan mendapati pantulan dari tembok tersebut berupa batu juga...Semakin cepat dan kuat anda melempar batu tersebut ke arah tembok, semakin cepat dan kuat jugalah kita akan menerima umpan baliknya.
Kehidupan yang kita jalani ini layaknya hal tersebut. Ketika kita melempar kebahagiaan pada dunia maka dunia akan membalasnya dengan kebahagiaan.
Kalo kita melempar api kemarahan kepada dunia, mungkin kita akan menerima kobaran kemarahan dari dunia.
Semakin besar anda memberi kebahagiaan dalam kehidupan semakin besar kebahagiaan balasan yang telah menunggu untuk terlempar kepada kita. Perbanyaklah memberi kebahagiaan kalo kita ingin hidup kita selalu bahagia.
Mulailah pagi hari dengan tersenyum kepada dunia, sehingga dunia akan menyambut senyuman dan tersenyum kembali kepada kita.
Adakah hal lain yang lebih utama yang kita cari selain KEBAHAGIAAN ?
Bahkan mereka yang mendambakan surga kemudian menjalankan perintah dari Tuhan karena mereka ingin menikmati kebahagiaan di dalamnya...
Berdamailah dengan diri sendiri, karena dengan berdamai dengan diri sendiri termasuk kebahagiaan yang paling mudah dilakukan, namun hanya sedikit mereka yang tau dan mengerti cara ini.
Sekarang kita lihat dinding yang tadinya kita lempar batu terus menerus, akan ada bekas di dinding tersebut. Ketika kita memberi kebahagiaan pada dunia akan ada bekas dalam catatan lembaran buku kehidupan kita yang tertulis dengan tulisan KEBAHAGIAAN.
Bahagia itu tidak terletak setelah kita memulai sesuatu, bahagia itu terletak ketika kita akan memulai sesuatu...
Terbukti dari orang tua yang berbahagia menyambut kelahiran anaknya, karena mereka tau anaknya akan menjadi orang yang membahagiakan mereka...
Sekarang apakah benar kita telah membahagiakan mereka ? Meskipun kita belum bisa melakukannya, tapi mereka tetap bisa untuk merasakan kebahagiaan bukan !...
Happiness is in your heart...Use that to make a wonderful life...
Sekian artikel dari saya. Setiap pendapat selalu mengandung Pro dan Kontra, tergantung mana yang kita pilih. Setiap orang berhak memilih, tetapi semua orang harus memiliki tujuan yang sama untuk menjadi pribadi yang baik, anggun, mengindahkan sesama, dan layak bagi rezeki dan pengindahan dari Tuhan. Bila ada salah saya mohon maaf, Terimakasih kepada sahabat-sahabat saya yang telah membaca artikel ini semoga Tuhan selalu menaungi orang-orang yang bertujuan membawa kebaikan.
Amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar