About Blog

The power of positive thinking, dengan berpikir ke arah positif kita akan menemukan rahasia ataupun pelajaran dari segala macam hal yang telah Tuhan berikan. Marilah kita sama-sama berbagi agar menjadi kesatuan utuh yang mendapat penghidupan layak, bagi kelayakannya untuk Tuhan maupun sesamanya.
Jika ada kritik, saran, maupun pendapat bisa langsung komentar di artikel, bisa juga langsung dengan mengirimkan ke email saya nizamsuryawibowo@yahoo.co.id . Selamat berkunjung dan Terima Kasih
VAKUM SEMENTARA UNTUK UJIAN SEKOLAH, PRAKTEK , DAN NASIONAL :D

Selasa, 29 November 2011

Renungan "Surat Dari Ayah"

Wahai ananda yang besar dan gagah
Mungkin sekarang Ayah tidak bisa mendampingimu lagi
Namun....
Jangan bersedih wahai ananda
Ayah sudah memberikanmu sebuah biji.
Biji kebaikan !
Ayah yakin ananda sudah menanamkannya di tanah yang subur.
Tanah yang diberi nama Hati !
Sudah berapa lamakah ananda menjaga bibit-bibit kebaikan tersebut ?
Sudahkah yang ananda tanam menjadi pohon ?
Pohon kebahagiaan !
Apakah ananda selalu menyiraminya dengan air syukur ?
Ayah ingin sekali melihat pohon-pohon kekar yang telah kau tanam.
Namun sepertinya kesempatan itu tidak ada.
Ananda...
Ayah tau jiwa muda seperti ananda sering bersemangat.
Ayah juga yakin ananda sudah menanamnya.
Tapi ayah juga yakin ananda terkadang terlalu sibuk untuk menyiramnya.
Melupakannya...
Terkadang ananda bingung, kenapa pohon tersebut bisa tumbuh tanpa disiram ?
Jawabannya...
Hujan 'Kasih' dari Tuhan telah menyirami tanaman ananda jika ananda lupa.
Tuhan juga memberikan angin 'Cobaan' agar pohon yang ananda tanam akan menjadi kekar.
Ketika pohon tersebut telah berbuah 'Kebaikan' bagi lah dengan sesamamu.
Percayalah meskipun Ayah tidak bisa disampingmu sekarang, tapi Tuhan selalu ada dan lebih baik.
Dia membantu menjaga yang kau tanam setiap saat.
Jangan kau Tebang Pohon tersebut, karena itu adalah pemberian Ayah dan akan membuat kecewa ayah.
Naungilah orang-orang di bawah pohon tersebut.
Pohon yang lebat dengan daun keikhlasan.
Sampai Jumpa lagi ananda...
»»  Baca Selengkapnya :)

Rabu, 23 November 2011

Merasakan Permen

Pernahkah anda merasakan permen dengan cara mengigit?
Sungguh cara yang aneh untuk menikmati rasa.
Apakah itu menikmati rasa atau cepat-cepatan habis ?
Seharusnya merasakan permen adalah dengan kalo kita bilang "diemut"
Biarpun lama habis tapi kita dapat menikmati rasanya.
Tidak sia-sia dong kita beli permen kalo bisa mengetahui rasanya.
Itulah tujuan utama membeli permen

Sekarang mari kita hubung-hubungkan dengan konsep kehidupan.
Sepertinya konsepnya terbalik yah.
Banyak orang menganggap bahwa tujuan utama adalah kesuksesan.
Sehingga banyak orang yang berusaha secepat mungkin, bahkan melewati jalur bebas hambatan alias jalan pintas biar sampai lebih cepat, karena baginya kesuksesanlah yang utama.
Coba kita pikir sekali lagi buat apa sih kita sukses?
Utamanya adalah agar kita bahagia.
Cara tercepat merasakan bahagia adalah menikmati kehidupan, bersyukur, membantu sesama.

So, buat teman-teman semua jangan takut anda tidak bisa merasakan bahagia.
Meskipun sekarang anda belum sukses, anda masih tetap bisa bahagia.
Bersyukurlah Tuhan masih memberikan Nafas agar bisa menikmati kehidupan.
Berbagilah dengan mereka yang kekurangan.
Nikmatilah hidup dengan tidak membuat masalah yang ringan menjadi diberat-beratkan.
»»  Baca Selengkapnya :)