Wahai ananda yang besar dan gagah
Mungkin sekarang Ayah tidak bisa mendampingimu lagi
Namun....
Jangan bersedih wahai ananda
Ayah sudah memberikanmu sebuah biji.
Biji kebaikan !
Ayah yakin ananda sudah menanamkannya di tanah yang subur.
Tanah yang diberi nama Hati !
Sudah berapa lamakah ananda menjaga bibit-bibit kebaikan tersebut ?
Sudahkah yang ananda tanam menjadi pohon ?
Pohon kebahagiaan !
Apakah ananda selalu menyiraminya dengan air syukur ?
Ayah ingin sekali melihat pohon-pohon kekar yang telah kau tanam.
Namun sepertinya kesempatan itu tidak ada.
Ananda...
Ayah tau jiwa muda seperti ananda sering bersemangat.
Ayah juga yakin ananda sudah menanamnya.
Tapi ayah juga yakin ananda terkadang terlalu sibuk untuk menyiramnya.
Melupakannya...
Terkadang ananda bingung, kenapa pohon tersebut bisa tumbuh tanpa disiram ?
Jawabannya...
Hujan 'Kasih' dari Tuhan telah menyirami tanaman ananda jika ananda lupa.
Tuhan juga memberikan angin 'Cobaan' agar pohon yang ananda tanam akan menjadi kekar.
Ketika pohon tersebut telah berbuah 'Kebaikan' bagi lah dengan sesamamu.
Percayalah meskipun Ayah tidak bisa disampingmu sekarang, tapi Tuhan selalu ada dan lebih baik.
Dia membantu menjaga yang kau tanam setiap saat.
Jangan kau Tebang Pohon tersebut, karena itu adalah pemberian Ayah dan akan membuat kecewa ayah.
Naungilah orang-orang di bawah pohon tersebut.
Pohon yang lebat dengan daun keikhlasan.
Sampai Jumpa lagi ananda...
»» Baca Selengkapnya :)
Mungkin sekarang Ayah tidak bisa mendampingimu lagi
Namun....
Jangan bersedih wahai ananda
Ayah sudah memberikanmu sebuah biji.
Biji kebaikan !
Ayah yakin ananda sudah menanamkannya di tanah yang subur.
Tanah yang diberi nama Hati !
Sudah berapa lamakah ananda menjaga bibit-bibit kebaikan tersebut ?
Sudahkah yang ananda tanam menjadi pohon ?
Pohon kebahagiaan !
Apakah ananda selalu menyiraminya dengan air syukur ?
Ayah ingin sekali melihat pohon-pohon kekar yang telah kau tanam.
Namun sepertinya kesempatan itu tidak ada.
Ananda...
Ayah tau jiwa muda seperti ananda sering bersemangat.
Ayah juga yakin ananda sudah menanamnya.
Tapi ayah juga yakin ananda terkadang terlalu sibuk untuk menyiramnya.
Melupakannya...
Terkadang ananda bingung, kenapa pohon tersebut bisa tumbuh tanpa disiram ?
Jawabannya...
Hujan 'Kasih' dari Tuhan telah menyirami tanaman ananda jika ananda lupa.
Tuhan juga memberikan angin 'Cobaan' agar pohon yang ananda tanam akan menjadi kekar.
Ketika pohon tersebut telah berbuah 'Kebaikan' bagi lah dengan sesamamu.
Percayalah meskipun Ayah tidak bisa disampingmu sekarang, tapi Tuhan selalu ada dan lebih baik.
Dia membantu menjaga yang kau tanam setiap saat.
Jangan kau Tebang Pohon tersebut, karena itu adalah pemberian Ayah dan akan membuat kecewa ayah.
Naungilah orang-orang di bawah pohon tersebut.
Pohon yang lebat dengan daun keikhlasan.
Sampai Jumpa lagi ananda...